Pandemi Covi「Sabah Sports Official Website」d

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Onlinecasino

Hal Sabah Sports Official Websiteserupa juga Sabah SporSabah Sports Official Websitets Official WebsitedisampaikaSabah Sports Official Websiten oleh co-creator vaksin Oxford-AstraZeneca, Sarah Gilbert. Dia juga memprediksi bahwa Covid-19 akan berakhir seperti flu biasa.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Kita peduli, pandemi berakhir!

Baca juga: Pantauan Google Mobilitas Meningkat, Satgas Peringatkan Lonjakan Kasus

Keberhasilan warga dunia melalui pandemi Covid-19 bergantung pada bagaimana mempersempit kesenjangan kekebalan antara negara-negara kaya, yang mampu membeli vaksin dengan harga tinggi, dan negara-negara miskin, yang bergantung pada sumbangan dan bantuan.

Melansir The Washington Post, Kamis (23/9/2021), Gilbert mengatakan, virus itu mungkin tidak akan bermutasi menjadi versi yang lebih mematikan yang dapat menghindari vaksin.

Bancel juga memprediksi, kedepannya apabila pandemi sudah berakhir, virus corona penyebab Covid-19 akan dianggap seperti flu biasa.

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres kerap mengkritik negara-negara yang menimbun dosis vaksin, sementara negara lainnya sangat membutuhkan pasokan karena tingkat vaksinasinya masih rendah.

"Mereka yang tidak divaksinasi akan mengimunisasi diri mereka sendiri secara alami, karena varian Delta sangat menular. Dengan cara ini kita akan berakhir dalam situasi yang mirip dengan flu," katanya.

"Kami biasanya melihat bahwa virus menjadi kurang ganas karena lebih mudah beredar,” ujarnya.

Akan tetapi, sumber masalah pasokan adalah ketika perusahaan biotek seperti Moderna menjual dosis paling ke negara-negara kaya seperti yang terjadi di awal distribusi vaksin.

Hampir 80 persen orang di negara-negara kaya di dunia telah menerima setidaknya dosis pertama vaksin Covid-19.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Prediksi para petinggi dan ilmuan vaksin Covid-19 hanya akan terwujud jika cakupan vaksinasi sudah merata di seluruh dunia.